• PROMO PAKET TOUR JEPANG LIBUR LEBARAN 2019 SURABAYA
  • HARGA PROGRAM TOUR WISATA KELUARGA LIBURAN LEBARAN 2019 KOREA SEOUL NAMI ISLAND SURABAYA
  • HARGA PROMO PAKET WISATA TOUR AUSTRALIA SYDNEY MELBOURNE GOLD COAST LIBURAN LEBARAN 2019 SURABAYA
  • HARGA PROMO TIKET PENGALAMAN NONTON FORMULA ONE SINGAPORE

Yap Ah Loy sang Kapitan Kuala lumpur

 

yapahloy01.jpg

Selalu menarik untuk berlibur dan mengunjungi Kualalumpur  kota terbesar di Negara Malaysia. Artikel kali ini dipersembahkan untuk Yap Ah Loy dan sejarahnya membangun Kualalumpur hingga bisa menjadi seperti saat ini

 

 

 

 

Yap Ah Loy sang Kapitan Kuala lumpur

kuala_lumpur.jpgSelalu menarik untuk berlibur dan mengunjungi Kualalumpur kota terbesar di Negara Malaysia. Bangunan komersial yang tinggi mewah, berbagai kuliner enak dan surga belanja. Artikel kali ini dipersembahkan untuk Yap Ah Loy dan sejarahnya membangun Kualalumpur hingga bisa menjadi seperti saat ini.

Bila kita bicara mengenai berlibur ke Malaysia, maka pasti tempat pertama yang terbesit adalah Kualalumpur. Kota megapolitan ini seperti halnya Jakarta di Indonesia merupakan kota utama di Malaysia dan merupakan pusat dari kebudayaan dan ekonomi Malaysia. Salah satu kota terkenal dunia dengan Petronas Twin Tower sebagai simbol ikoniknya.

Sejarah Kota megapolitan ini dahulunya hanya sebuah hutan dan bukit belantara tak berpenghuni yang kemudian berkembang pesat sejak kedatangan para pekerja tambang timah dari Tiongkok. Tepatnya pada tahun 1857, mereka didatangkan oleh penguasa setempat Raja Abdullah yang terpikat oleh keuntungan timah yang didapatkan oleh penguasa daerah lain Raja Jumaat di Lukut. Kedua Raja ini kemudian sepakat bekerjasama dan berbekal keberhasilan tambang timah di Lukut, mereka berhasil mendapatkan modal dari saudagar kaya Melaka Chee Yam Chuan dan Lim Say Hoe. Dari sana dimulailah pengalian timah di daerah Ampang sungai Klang.

Setelah timah-timah mulai dihasilkan dari sungai Klang maka semakin berdatanganlah pekerja tambang Tiongkok. Para saudagar Tiongkok pun mulai berinvestasi baik membeli tambang dan tanah maupun mendirikan toko-toko yang menyediakan perbekalan bagi para pekerja ini. Kawasan Toko-toko saudagar Tiongkok tersebut didirikan di pertemuan antara sungai Klang dan Gombak dan akhirnya terus berkembang menjadi sebuah kota. Tempat inilah cikal bakal dari Kualalumpur dan hari ini area tersebut dinamakan Medan Pasar.

m_12yapahloy.jpgLalu siapakah Yap Ah Loy yang disebutkan di awal cerita? Yap Ah Loy adalah Kapitan bangsa Tiongkok di Kualalumpur sejak tahun 1870. Gelar Kapitan ini adalah gelar pemimpin terhadap setiap kaum bangsa pendatang yang diakui oleh penguasa Melayu setempat. Karena pada waktu itu sudah banyak bangsa asing terutama pedagang tinggal di tanah Melayu seperti Tiongkok, Arab, India dan Jawa. Seorang Kapitan mempunyai otoritas penuh untuk membuat hukum, menjaga perdamaian dan berkuasa penuh atas hidup setiap orang dalam bangsanya/kaumnya. Dan dari Kapitan inilah, para Raja Melayu mendapatkan jatah keuntungan dari setiap hasil timah yang dihasilkan.

Sebagai Kapitan Tiongkok di Kualalumpur, Yap Ah Loy memimpin Kualalumpur melalui berbagai tantangan yang menyulitkan. Salah satunya adalah ketika perang saudara antara para Raja Melayu terjadi (dikenal dengan nama Selangor Civil War) pada tahun 1866-1873. Perang ini terjadi terutama karena para raja setempat tersebut memperebutkan penghasilan/pajak dari hasil timah di daerah Selangor. Yap Ah Loy berhasil mempertahankan Kualalumpur dari serangan pasukan Melayu maupun sebagian fraksi China yang mendukung salah satu kubu Raja.

Setelah perang saudara berakhir, Kualalumpur harus membangun kembali seluruh tambang timah, peralatan dan rumah-rumah para penambang yang dihancurkan dan dibakar. Yap Ah Loy sebagai pemimpin dengan segala ketekunannya berhasil membujuk sebagian pekerja Tiongkok yang trauma akibat perang untuk tetap bekerja di Kualalumpur, merestorasi keamanan dan hukum setempat , dan untuk mempertahankan biaya produksi yang rendah, mendidik penduduk Melayu setempat untuk menanam padi untuk konsumsi para pekerja.

Dari segi hukum, walaupun hanya mempunyai 06 orang polisi saja namun Yap Ah Loy bisa mengatasi segala masalah keamanan di Kualaumpur yang pada saat itu dihuni oleh 10.000 penduduk Tiongkok. Dengan sangat rinci beliau mengatur hukuman yang berbeda-beda tergantung kepada kejahatan yang diperbuat dan berapa kali kejahatan itu diulang oleh setiap pelaku. Kebijakannya sukses dan membuat angka kriminal rendah di Kualalumpur. Bahkan ada kata-kata "barang milik sendiri yang tidak sengaja jatuh di jalanpun tidak berani diambil oleh pemiliknya".

Dari segi perdagangan, dengan keamanan dan kebijakan ekonomi yang ketat, Yap Ah Loy berhasil membuat Kualalumpur menjadi pusat komersial yang maju di seluruh semenanjung Malaysia. Hingga pada akhirnya pada tahun 1880 Penguasa Selangor memindahkan ibukota Selangor dari Klang ke Kualalumpur. Sehingga sejak itu banyak juga bangsa India, Melayu berpindah ke Kualalumpur untuk menetap.

Pekerjaan dan reformasi Yap Ah Loy lainnya pun cukup signifikan seperti mereformasi bangunan dan gaya bangunan Kualalumpur yang banyak didominasi kayu dan atap menjadi batu bata dan ubin. Hal ini dilakukannya menyusul kebakaran hebat pada tahun 1881 yang membuat kerugian $100.000 bagi Kualalumpur. Selain itu Yap Ah Loy membangun rumah sakit, sekolah pertama Kualalumpur dan Sin Sze Si Ya Temple berikut juga jalan-jalan dan rel kereta yang menghubungkan Kualalumpur dengan lokasi tambang.

Pada akhir tahun 1884, Yap Ah Loy jatuh sakit dan akhirnya meninggal pada 15 April 1885 pada usia 48 tahun. Sepeninggalan Yap Ah Loy , kekuasaan dan otoritas seorang Kapitan dipangkas oleh penguasa kolonial Inggris dan akhirnya hanya menjadi simbol perwakilan komunitas Tiongkok di tanah Melayu.

Walaupun nama Yap Ah Loy sudah diabadikan sebagai nama jalan di kawasan Chinatown Kuala Lumpur, namun banyak orang tidak menyadari siapa orang ini dan bagaimana ia telah meletakkan dasar-dasar yang memungkinkan Kualalumpur bisa menjadi seperti hari ini. Yap Ah Loy,sang kapitan Kuala lumpur

Copyright 2014 Joshua Compass Tour
Ruko Grand City Regency B-12 Jln Rungkut Madya Surabaya 60293, Indonesia 
No Telp +62-31 871 5008